Connect with us

Ketua Golkar Arinal Djunaidi Ikut Tandatangan Deklarasi Anti Hoax

Culture

Ketua Golkar Arinal Djunaidi Ikut Tandatangan Deklarasi Anti Hoax

Kampanye nasional tentang literasi media dan membantu pemerintah merumuskan kebijakan tentang hoax

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

GOLKARLAMPUNG.COM: Ketua DPD Partai Golkar Lampung Arinal Djunaidi turut menanda-tangani deklarasi upaya penertiban berita bohong (Hoax) lewat media masa yang kini marak dan menjadi kampanye nasional.

Acara tersebut menjadi bagian dari puncak acara Deklarasi Jaringan Wartawan Anti Hoax (JAWAH) Lampung, yang disaksikan langsung  ketua PWI Pusat Margiono di Ballroom  Swiss-Belthotel, Bandar Lampung, (Rabu (26/4).

Selain, Arinal Djunaidi , juga pengurus Golkar Tony Eka Chandra, Himawan Ali Imron yang maju ke depan panggung, lalu menuliskan tanda-tangan diatas kain warna putih yang dibentangkan cukup panjang, sekitar 6 meter.

Penandatangan tersebut merupakan komitmen warga masyarakat atas penyebaran berita bohong lewat berbagai media. Dari kalangan pejabat Lampung, ikut tanda-tangan:  Sekda Provinsi Lampung Sutono, Kapolda Lampung Irjen Pol Sudjono, Wakil Walikota Bandarlampung Yusuf Kohar,  Wakil Bupati Tulangbawang Heri Wardoyo, Nerozeli Kaunang (Partai Demokrat),  Saad Sobari (PAN), dan seratusan lebih tokoh lain.

 

Anti Hoax Pertama di Lampung

Menurut ketua PWI Pusat Margiono, Lampung menjadi provinsi pertama yang mendeklarasikan Jaringan Wartawan Anti Hoax (JAWAH).

Ketua fraksi Golkar DPRD Lampung, Tony Eka Chandra saat menanda-tangani dukungan jaringan wartawan anti HOAK, diHotel swiss-belt, Lampung, (26/4)

Deklarasi Jawah Lampung digelar setelah pelantikan pengurus PWI Lampung periode 2016-2021. Ada lima presedium Jawah, yakni Ketua PWI Lampung Supriyadi Alfian sebagai ketua dengan anggota Karo Humas dan Protokol Pemprov Lampung Bayana, Edi Rifai mewakili akademisi, Ery Setianegara dari LSM, dan H.M. Mukri wakil ulama. Rencananya, secara nasional, JAWAH akan dideklarasikan di Istana Wapres, Jakarta pekan depan.

Menurut Margiono, seperti yang ditulis korandigital inilampung.com, (Rabu, 26/4/2017), Jawah merupakan gagasan pengurus PWI Pusat yang tujuanya mengantisipasi maraknya penyebaran berita hoax.

“PWI Pusat telah menggagas JAWAH pada Hari Pers Nasional (HPN) 2017 di Ambon. Pertimbangannya, kata Margiono,  berita-berita hoax telah mencoreng profesi mulia wartawan yang bekerja berdasarkan kebenaran dan kepentingan masyarakat. ” Hoax tidak sama dengan karya pers,”  ujar Margiono.

 

Kegiatan JAWAH  >>>

 

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Culture

Trending

Arsip

April 2017
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Facebook

To Top